Kalibrasi
Ada fase dalam hidup ketika segalanya terasa fluktuatif. Bukan hanya tentang keadaan, terkadang juga ritme dan peran. Kita bergerak dari satu ruang ke ruang lain, menyesuaikan diri, beradaptasi, terbentur dan membenturkan nasib pada dinamika yang tak pernah peduli kepada siapa yang belum siap. Mungkin dari luar terlihat baik-baik saja, namun ada sesuatu dari dalam yang perlahan kehilangan titik acuan. Ambisi hilang kendali, aksi tak lagi presisi. Apa yang dulu terasa tepat, kini menjadi berat. Bukan karena salah, tapi karena kita berubah. Beberapa hal dalam hidup berjalan terlalu lama tanpa pernah benar-benar dicek ulang. Seperti penggiling kopi yang dipakai setiap hari, terasa baik-baik saja, sampai suatu titik kita sadar hasilnya mulai melenceng. Tidak rusak, hanya tidak setepat dulu. Pernahkah berpikir untuk menjalani hidup dengan "jalani saja"? padahal sebuah jalan diciptakan sebagai penghubung bagi seseorang untuk sampai ke suatu tujuan. Masalahnya terkadang apa y...